BERITA

BERITA TERKINI
HARI KEADILAN SOSIAL SEDUNIA 2023

<h1 class="text-center">"Mengatasi Hambatan dan Membuka Peluang Keadilan Sosial"</h1><br> Keadilan sosial adalah prinsip dasar dalam sebuah masyarakat yang diharapkan bisa memberikan hak dan kesempatan yang sama bagi setiap individu tanpa terkecuali. Namun dalam realitasnya, hambatan-hambatan yang menghalangi terjadinya keadilan sosial masih terus ada. Oleh karena itu, perlu ada upaya untuk mengatasi hambatan tersebut dan membuka peluang keadilan sosial yang lebih besar.<br><br> Salah satu hambatan terbesar dalam mencapai keadilan sosial adalah ketimpangan ekonomi. Di banyak negara, kesenjangan ekonomi antara yang kaya dan yang miskin semakin lebar. Hal ini memunculkan berbagai macam masalah seperti kemiskinan, akses terbatas pada pendidikan dan pelayanan kesehatan, serta kurangnya peluang untuk meningkatkan taraf hidup. Untuk mengatasi hambatan ini, diperlukan kebijakan-kebijakan yang mengurangi kesenjangan ekonomi dan meningkatkan akses ke sumber daya yang dibutuhkan oleh masyarakat.<br><br> Selain itu, hambatan lain dalam mencapai keadilan sosial adalah diskriminasi dan ketidakadilan yang berdasarkan jenis kelamin, ras, dan agama. Diskriminasi seperti ini dapat menghalangi orang-orang yang terdiskriminasi dari akses ke pelayanan kesehatan, pendidikan, pekerjaan, dan keadilan di sistem hukum. Untuk mengatasi hambatan ini, diperlukan kesadaran dan tindakan yang lebih luas dalam mempromosikan kesetaraan dan menghilangkan diskriminasi di seluruh lapisan masyarakat.<br><br> Selain mengatasi hambatan, penting juga untuk membuka peluang keadilan sosial yang lebih besar. Salah satu cara untuk melakukan ini adalah dengan meningkatkan kesadaran dan partisipasi masyarakat. Semakin banyak orang yang menyadari masalah keadilan sosial dan ingin melakukan perubahan, semakin besar peluang untuk mencapai keadilan sosial yang lebih baik. Oleh karena itu, penting untuk memperkuat ruang publik dan demokrasi, memberikan akses yang lebih besar pada pendidikan dan informasi, serta meningkatkan partisipasi masyarakat dalam proses pengambilan keputusan.<br><br> Dalam rangka mengatasi hambatan dan membuka peluang keadilan sosial, dibutuhkan kerjasama dan dukungan dari seluruh lapisan masyarakat, termasuk pemerintah, swasta, organisasi masyarakat sipil, serta individu-individu. Dengan kerja sama yang baik, kita bisa membangun masyarakat yang lebih inklusif dan adil bagi setiap orang.<br><br> ========================================<br><br> Follow dan Update Informasi penting dari Akun Resmi Inspektorat Kabupaten Kediri<br><br> Facebook : @inspektoratkabkediri<br> Instagram : @inspektoratkabkediri<br> Web : inspektorat.kedirikab.go.id<br> Youtube : Inspektorat Kab Kediri<br><br> ========================================<br><br> #KeadilanSosial<br> #KeadilanSosialSedunia<br> #HariKeadilanSosialSedunia<br> #HariKeadilanSosialSedunia2023<br> #PulihLebihCepat<br> #BangkitLebihKuat<br> #GotongRoyongIndonesiaUntukDunia<br> #Masecahcah<br> #MasDhito<br> #DhitoPramono<br> #BupatiKediri<br> #KabupatenKediri<br> #PemkabKediri<br> #InspektoratKabupatenKediri<br> #ASNberAkhlak<br> #BanggaMelayaniBangsa

Selengkapnya...
PERINGATAN HARI ISRA' MI'RAJ 1444 H / 2023 M

<h1 class="text-center">Al-Isra' Wal-Mi'raj The Night of Journey of Prophet Muhammad</h1><br> Isra Mi'raj adalah dua perjalanan yang dilakukan oleh Nabi Muhammad SAW dalam waktu satu malam. Peristiwa Isra Mi'raj terbagi dalam dua peristiwa yang berbeda. Dalam Isra, Nabi Muhammad SAW "diberangkatkan" oleh Allah SWT dari Masjidil Haram hingga Masjidil Aqsa. Lalu dalam Mi'raj Nabi Muhammad SAW dinaikkan ke langit sampai ke Sidratul Muntaha yang merupakan tempat tertinggi. Di sini, Nabi mendapat perintah langsung dari Allah SWT untuk menunaikan salat lima waktu.<br><br> Bagi umat Islam, peristiwa tersebut merupakan peristiwa yang berharga, karena ketika inilah salat lima waktu diwajibkan, dan tidak ada Nabi lain yang mendapat perjalanan sampai ke Sidratul Muntaha seperti ini.<br><br> Amanat Rasulullah SAW untuk menegakkan salat, pada dasarnya merupakan suatu simbolisme yang mengajarkan prinsip kepemimpinan, yakni pola hubungan antara hamba (manusia) kepada Tuhannya dan antara manusia dengan sesamanya. Dalam ajaran salat, seseorang yang hendak melaksanakannya, diwajibkan terlebih dahulu berwudlu atau dalam keadaan suci. Pelaksanaan salat itu sendiri, dimulai dengan mengagungkan Asma Allah (takbiratul ihram) dan diakhiri dengan doa keselamatan bagi segenap umat manusia (salam).<br><br> ========================================<br><br> Follow dan Update Informasi penting dari Akun Resmi Inspektorat Kabupaten Kediri<br><br> Facebook : @inspektoratkabkediri<br> Instagram : @inspektoratkabkediri<br> Web : inspektorat.kedirikab.go.id<br> Youtube : Inspektorat Kab Kediri<br><br> ========================================<br><br> #IsrajMiraj<br> #IsrajMiraj1444<br> #IsrajMiraj2023<br> #NabiMuhammad<br> #RasulullahSAW<br> #PulihLebihCepat<br> #BangkitLebihKuat<br> #GotongRoyongIndonesiaUntukDunia<br> #Masecahcah<br> #MasDhito<br> #DhitoPramono<br> #BupatiKediri<br> #KabupatenKediri<br> #PemkabKediri<br> #InspektoratKabupatenKediri<br> #ASNberAkhlak<br> #BanggaMelayaniBangsa

Selengkapnya...
HARI KANKER ANAK SEDUNIA 2023

<h1 class="text-center">'Better Survival' is Achievable #ThroughTheirHands</h1><br> Di hari kanker anak sedunia ini, mari kita semua bersatu dan melawan kanker. Mari kita jadikan perjuangan melawan kanker sebagai hal yang menginspirasi. Tetap sayangi anakmu. Selamat Hari Kanker Anak Sedunia 2023.<br><br> ========================================<br><br> Follow dan Update Informasi penting dari Akun Resmi Inspektorat Kabupaten Kediri<br><br> Facebook : @inspektoratkabkediri<br> Instagram : @inspektoratkabkediri<br> Web : inspektorat.kedirikab.go.id<br> Youtube : Inspektorat Kab Kediri<br><br> ========================================<br><br> #HariKankerAnak<br> #HariKankerAnak2023<br> #ThroughTheirHands<br> #PulihLebihCepat<br> #BangkitLebihKuat<br> #GotongRoyongIndonesiaUntukDunia<br> #Masecahcah<br> #MasDhito<br> #DhitoPramono<br> #BupatiKediri<br> #KabupatenKediri<br> #PemkabKediri<br> #InspektoratKabupatenKediri<br> #ASNberAkhlak<br> #BanggaMelayaniBangsa

Selengkapnya...
HARI PERS NASIONAL 2023

<h1 class="text-center">"Pers Merdeka, Demokrasi Bermartabat"</h1><br> Banyak tantangan yang kau hadapi. Meski demikian, kau tak pernah gentar. Nyawa sekali pun akan kau korbankan demi keadilan serta demokrasi ditegakkan. Selamat Hari Pers Nasional 9 Februari 2023, insan pers di tanah air!<br><br> Arti Logo Hari Pers Nasional 2023:<br> <ul> <li>Huruf (P) yang berwarna-warni dimaknai sebagai keragaman komponen pers, sekaligus menegaskan kemeriahan peserta.</li> <li>Untaian pita yang membentuk HPN dimaksudkan sebagai lambang pesta raya masyarakat pers, sedangkan jalinan pita dimaknakan sebagai sinergi antar komponennya.</li> </ul> Arti Maskot Hari Pers Nasional 2023:<br> <ul> <li>Baru oholu merupakan pakaian adat dari Nias yang melambangkan kekuatan, keberanian, dan kapabilitas para prajurit yang harus menjiwai pers nasional.</li> <li>Harimau sebagai fauna khas Sumatera yang dilindungi.</li> <li>Pena merah sebagai simbol kerja-kerja pers di tanah air dalam meningkatkan kompetensi.</li> <li>Kamera sebagai salah satu alat jurnalistik yang menggambarkan teknologi dalam jurnalistik.</li> </ul> ========================================<br><br> Follow dan Update Informasi penting dari Akun Resmi Inspektorat Kabupaten Kediri<br><br> Facebook : @inspektoratkabkediri<br> Instagram : @inspektoratkabkediri<br> Web : inspektorat.kedirikab.go.id<br> Youtube : Inspektorat Kab Kediri<br><br> ========================================<br><br> #HariPersNasional<br> #HariPersNasional2023<br> #PulihLebihCepat<br> #BangkitLebihKuat<br> #GotongRoyongIndonesiaUntukDunia<br> #Masecahcah<br> #MasDhito<br> #DhitoPramono<br> #BupatiKediri<br> #KabupatenKediri<br> #PemkabKediri<br> #InspektoratKabupatenKediri<br> #ASNberAkhlak<br> #BanggaMelayaniBangsa

Selengkapnya...
DANA DESA: PENGERTIAN, SUMBER DANA, PENYALURAN DANA, DAN PRIORITASNYA

<h1 class="text-center">Dana Desa: Pengertian, Sumber Dana, Penyaluran Dana, dan Prioritasnya</h1><br> Dengan adanya Dana Desa menjadikan sumber pemasukan di setiap desa akan meningkat. Meningkatnya pendapatan desa yang diberikan oleh pemerintah untuk meningkatkan sarana pelayanan masyarakat berupa pemenuhan kebutuhan dasar, penguatan kelembagaan desa dan kegiatan lainya yang dibutuhkan masyarakat desa yang diputuskan melalui Musrenbang Desa. Tetapi dengan adanya Dana Desa juga memunculkan permasalahan baru, yaitu tak sedikit masyarakat yang mengkhawatirkan tentang pengelolaan Dana Desa. Hal ini berkaitan dengan kondisi perangkat desa yang dianggap masih rendah kualitas SDM-nya, dan belum kritisnya masyarakat atas pengelolaan anggaran pendapatan dan belanja desa (APBDesa) sehingga bentuk pengawasan yang dilakukan oleh masyarakat tidak dapat maksimal. <br><br> <h3>Pengertian Dana Desa</h3> Menurut Undang – Undang Desa, Dana Desa didefinisikan sebagai dana yang bersumber dari APBN yang diperuntukkan bagi Desa yang ditransfer melalui APBD Kabupaten/kota dan digunakan untuk membiayai penyelenggaraan pemerintahan, pelaksanaan pembangunan, pembinaan, kemasyarakatan dan pemberdayaan masyarakat. <br><br> <h3>Sumber dan Mekanisme Penyaluran Dana Desa</h3> Berdasarkan pada Peraturan Pemerintah Nomor 60 Tahun 2014 Tentang Dana Desa yang bersumber dari Anggaran Pendapatan dan Belanja Negara (APBN), dialokasikan secara berkeadilan berdasarkan: <br> <ul> <li>Alokasi dasar, dan</li> <li>Alokasi yang dihitung memperhatikan jumlah penduduk, angka kemiskinan, luas wilayah, dan tingkat kesulitan geografis desa setiap kabupaten/kota.</li> </ul> Mekanisme penyaluran Dana Desa terbagi menjadi 2 (dua) tahap yakni tahap mekanisme transfer APBN dari Rekening Kas Umum Negara (RKUN) ke Rekening Kas Umum Daerah (RKUD) dan tahap mekanisme transfer APBD dari RKUD ke kas desa. <br><br> Mekanisme pencairan dana dan penyaluran Alokasi Dana Desa selengkapnya seperti di bawah ini. <br> <ol> <li>Pencairan Dana Desa dilakukan bertahap dengan persentase tertentu yang telah ditetapkan.</li> <li>Pencairan pertama diajukan oleh Kepala Desa kepada Bupati melalui Camat disertai dengan kelengkapan administrasi yang telah ditentukan.</li> <li>Pencairan tahap kedua, dapat dilakukan apabila penggunaan pada pencairan pertama sudah dipertanggungjawabkan baik secara administratif, secara teknis dan secara hukum.</li> <li>Pencairan baik tahap pertama maupun kedua dilakukan dengan pemindahbukuan dana dari kas daerah ke rekening kas desa.</li> <li>Penyaluran Alokasi Dana Desa dari kas desa kepada pelaku aktivitas (pemimpin pelaksana kegiatan). </ol> Berikut ini adalah prosedur pencairan dana desa kepada pemimpin pelaksana kegiatan, <br> <ul> <li>Bendahara desa mengajukan Surat Permintaan Pembayaran (SPP) kepada Kepala Desa melalui Sekretaris desa yang dilampiri dengan Rencana Kebutuhan Desa (RKD) dan bukti-bukti pengeluaran dana sebelumnya. </li> <li>Sekretaris desa melakukan verifikasi (penelitian) berkas kelengkapan SPP dan apabila telah dinyatakan lengkap, sekretaris desa menerbitkan Surat Perintah Membayar (SPM) yang ditandatangani oleh Kepala Desa. </li> <li>Bendahara desa setelah menerima SPM dan surat rekomendasi Camat mencairkan kepada pemegang kas desa pada bank yang ditunjuk. </li> <li>Dana yang telah dicairkan oleh bendahara desa dibukukan ke dalam Buku Kas Umum (BKU) untuk selanjutnya diserahkan kepada pimpinan kegiatan disertai dengan bukti penerimaan. </li> </ul> <h3>Tujuan Dana Desa</h3> Dalam UU Nomor 6 Tahun 2014 tentang Desa, tujuan disalurkannya dana desa adalah sebagai bentuk komitmen negara dalam melindungi dan memberdayakan desa agar menjadi kuat, maju, mandiri dan demokratis. Dengan adanya Dana Desa, desa dapat menciptakan pembangunan dan pemberdayaan desa menuju masyarakat yang adil, makmur dan sejahtera. <br> Sementara tujuan Alokasi Dana Desa adalah: <br> <ol> <li>Mengatasi kemiskinan dan mengurangi kesenjangan. </li> <li>Meningkatkan kualitas perencanaan dan penganggaran pembangunan di tingkat desa dan pemberdayaan masyarakat desa. </li> <li>Mendorong pembangunan infrastruktur pedesaan yang berlandaskan keadilan dan kearifan lokal. </li> <li>Meningkatkan pengamalan nilai-nilai keagamaan, sosial, budaya dalam rangka mewujudkan peningkatan kesejahteraan sosial. </li> <li>Meningkatkan pelayanan kepada masyarakat desa</li> <li>Mendorong peningkatan keswadayaan dan gotong royong masyarakat desa. </li> <li>Meningkatkan pendapatan desa dan masyarakat desa melalui Badan Usaha Milik Desa (BUMDes). </li> </ol> Penggunaan Alokasi Dana Desa yang diterima pemerintah desa 30% alokasi dana desa dipergunakan untuk operasional penyelenggaraan pemerintah desa dalam pembiayaan operasional desa, biaya operasional BPD, biaya operasional tim penyelenggara alokasi dana desa. Sedangkan 70% dana desa dipergunakan untuk pemberdayaan masyarakat dalam pembangunan sarana dan prasarana ekonomi desa, pemberdayaan dibidang pendidikan, kesehatan, pemberdayaan ekonomi masyarakat terutama untuk mengentaskan kemiskinan dan bantuan keuangan kepala lembaga masyarakat desa, BUMDes, kelompok usaha sesuai potensi ekonomi masyarakat desa, serta bantuan keuangan kepada lembaga yang ada di desa seperti LPMD, RT, RW, PKK, Karang Taruna, Linmas. <br><br> <h3>Prioritas Dana Desa</h3> Dana Desa diprioritaskan untuk pembiayaan pelaksanaan program dan kegiatan berskala lokal desa dengan tujuan untuk meningkatkan kesejahteraan masyarakat desa dan kualitas hidup masyarakat serta penanggulangan kemiskinan. Prioritas Dana Desa dialokasikan untuk membiayai bidang pemberdayaan masyarakat didasarkan atas kondisi dan potensi desa, sejalan dengan pencapaian target RPJMDes dan RKPDes setiap tahunnya, melalui: <br><br> <ol> <li>Dana Desa diprioritaskan untuk pemenuhan kebutuhan dasar meliputi:</li> <ul> <li>Pengembangan pos kesehatan Desa dan Polindes; </li> <li>Pengelolaan dan pembinaan Posyandu; dan</li> <li>Pembinaan dan pengelolaan Pendidikan Anak Usia Dini (PAUD). </li> </ul> <li>Dana Desa diprioritaskan untuk pembangunan sarana dan prasarana desa, yang di antaranya dapat meliputi: </li> <ul> <li>Pembangunan dan pemeliharaan sarana dan prasarana jalan desa; </li> <li>Pembangunan dan pemeliharaan sarana dan prasarana jalan usaha tani; </li> <li>Pembangunan dan pemeliharaan sarana dan prasarana embung desa; </li> <li>Pembangunan energi baru dan terbarukan; </li> <li>Pembangunan dan pemeliharaan sanitasi lingkungan; </li> <li>Pembangunan dan pengelolaan air bersih berskala desa; </li> <li>Pembangunan dan pemeliharaan irigasi tersier; </li> </ul> <li>Dana Desa diprioritaskan untuk pengembangan potensi ekonomi lokal guna meningkatkan kapasitas masyarakat desa dalam pengembangan wirausaha, peningkatan pendapatan, serta perluasan skala ekonomi masyarakat desa. </li> </ol> Berdasarkan prinsip pengelolaan Dana Desa bagian yang tak terpisahkan dari pengelolaan keuangan Desa dalam APBD, seluruh kegiatan yang dibiayai Dana Desa direncanakan, dilaksanakan dan dievaluasi secara terbuka dengan melibatkan seluruh lapisan masyarakat desa, semua kegiatan harus dipertanggung jawabkan secara administratif, secara, teknis, dan secara hukum. Dana Desa dipergunakan secara terarah, ekonomis, efisien, efektif, berkeadilan, dan terkendali.<br><br> <a href="https://djpb.kemenkeu.go.id/" target="_blank">Sumber: djpb.kemenkeu.go.id</a> <br><br> ========================================<br><br> Follow dan Update Informasi penting dari Akun Resmi Inspektorat Kabupaten Kediri<br><br> Facebook : @inspektoratkabkediri<br> Instagram : @inspektoratkabkediri<br> Web : inspektorat.kedirikab.go.id<br> Youtube : Inspektorat Kab Kediri<br><br> ========================================<br><br> #DanaDesa<br> #APBDesa<br> #APBN<br> #PulihLebihCepat<br> #BangkitLebihKuat<br> #GotongRoyongIndonesiaUntukDunia<br> #Masecahcah<br> #MasDhito<br> #DhitoPramono<br> #BupatiKediri<br> #KabupatenKediri<br> #PemkabKediri<br> #InspektoratKabupatenKediri<br> #ASNberAkhlak<br> #BanggaMelayaniBangsa

Selengkapnya...
HUBUNGI KAMI
  • Alamat Kantor:
    • Jl. Soekarno-Hatta No.1 Kabupaten Kediri, Provinsi Jawa Timur 64182

  • Telepon
    • (0354) 687038

  • Email
    • inspektorat@kedirikab.go.id
    • inspektoratkedirikab@gmail.com